Jumat, 06 Januari 2017

Pembaharuan dalam Isu Sentral Pendidikan

http://hendrasional.blogspot.co.id/Proses pemberdayaan dibidang pendidikan merupakan pendekatan holistic yang melipuiti pemberdayaan sumberdaya manusia, system belajar mengajar, intitusi atau lembaga pendidikan dengan segala sarana dan prasarana pendukungnya. Karena itu penyelenggaraan pendidikan dilakkukan harus berintegrasi dengan sector-sektor lainnya baik secara material, konseptual, manajerial dan lain sebagainya. Hal-hal tersebut merupakan pemenuhan infrastruktur dalam penyelenggaraan pendidikan secara menyeluruh dan konsukuen sesuai dengan hakikat tujuan pendidikan. 

Kesadaran perlunya mengintegrasikan pendidikan dengan berbagai hal, baik secara material, konseptual dan manajerial, berimplikasi pada penerimaan pembaharuan atau revormasi pendidikan melalui berbagai isu yang menjadi fenomena dalam system hidup dan kehidupan manusia secara global, dengan berbagai dimensi yang mempengaruhinya. Banyaknya dimensi-dimensi yang meliputi pembaruan atau revormasi disektor pendidikan, telah menyadarkan berbagai pihak untuk mencari sesuatu yang terbaik bagi pendidikan secara nasional. Itulah sebabnya berbagai pemikiran, konsep dan lain sebagainya ditawarkan dalam reformasi pendidikan tersebut. 

Namun yang pasti, isu utama di seputar pendidikan tersebut cenderung di fokuskan pada aspek otonomi\, ankubilitas, kurikulum, manajemen, mutu, stekholders, kepuasan pelanggan dsb.isu-isu ini menjadi actual tidak hanya dikalangan komunitas pendidikan teteapi di masyarakat luas sebagai masyarakat luas sebagai pengguna jasa kependidikan. Tujuan dari semua dimensi yang menjadi isu adalah pemberdayaan organisasi pendidikan. Osborn dan Plastrik mengemukakan bahwa alat pemberdayaan organisasi itu dapat dilakukan melalui :

1. Desentralisasi control administrative 
2. Deregulasi organisasional
3. Manajemen berdasarkan tempat 
4. Pengecualian atau piagam
5. Laboratorium pembaharuan
6. Kebijakan pembebasan 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar